Pilpres Amerika Serikat (AS) Diwarnai Polarisasi

tvberitaindonesia.com - Pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) tahuni ini diwarnai polarisasi sangat tajam, bahkan dalam menyikapi perhitungan suara yang berlanjut empat hari setelah prilpres. Demo pro-Biden, pro-Trump, anti perhitungan suara, dan pro-perhitungan suarapun berlangsung di sejumlah kota, termasuk Philadelphia dan Washington, DC.

Jumat pagi waktu setempat, capres Partai Demokrat menyalip capres petahana partai Republik Donald Trump, dalam perolehan suara sementara di Pennsylvania, pendukung Trump sebagian membawa spanduk, menuduh pihak lawan berupaya mencuri Pilpres. Tuduhan yang juga dilontarkan oleh pihak Trump. 


Trump mempertanyakan mengapa begitu banyak suara, tiba-tiba masih dihitung beberapa hari setelah Pilpres. Meski surat suara ini adalah surat suara lewat pos, yang memang baru dihitung pada hari H atau 3 November.

Negara bagian ini juga membolehkan surat suara datang hingga Jumat 6 November waktu setempat, asalkan surat diberi cap pos pada 3 November.

Previous
« Prev Post
Show comments
Hide comments